top of page

bidak

Membanjirnya buku (dan tentu saja film) bernuansa motivasional sesungguhnya menunjukkan bahwa kita sebagai masyarakat sedang membutuhkan pengingat yang bersifat positif. Tentu saja hal itu baik, dan... positif. Namun tak jarang pula pengingatnya bertolak dari identifikasi masalah yang meleset. Sekurang-kurangnya, tidak cukup komprehensif. Sesekali, perlu juga kita berempati dengan mereka yang terkalahkan, justru karena gagal mengenali peta masalahnya. Bahkan terpenjara dalam kerangkeng struktural yang tak tampak.

Seksi program ini ingin memberi suara bagi mereka yang terpinggirkan itu, seperti tokoh-tokoh dalam Impian Kemarau yang hanya bisa menemukan pelepasan dalam hasrat terdalam, atau seperti anak-anak terbuang dalam Daun di Atas Bantal yang tak sempat menikmati berkah "kemerdekaan" bangsanya. Kompilasi Bidak (Seserahan, Kami Hanya Menjalankan Perintah, Jendral!, Flaneurs #3, Pangreh, dan Pulang Tanpa Alamat) juga membunga rampai sekian kisah mereka yang kalah, memilih kalah, sampai yang memilih untuk ikut arus saja, meskipun arus itu menelan mereka. Juga, kisah mereka yang sempat hampir mengenali posisi mereka dalam arus sosial, dalam produksi terbaru Fourcolours film, Turah. Hampir.

Copyright © 2017 / kineforum

 

Taman Ismail Marzuki

Gd. Trisno Soemardjo, Lantai 4

Jalan Cikini Raya no. 73

Menteng, Jakarta Pusat

Mari bergabung di milis kami!

  • White Facebook Icon
  • White Twitter Icon
  • White YouTube Icon
  • White Instagram Icon

Program dari

DKJ Baru.png
bottom of page