Enigma Primadona

Christian Petzold adalah bintang yang sedang terang di sinema Jerman dewasa ini. Kemampuannya meracik tema-tema yang sadar sosial dengan dilema personal para manusia di dalamnya, membuat film-filmnya lembut, tanpa menjadi pamfletis maupun melodramatis. Petzold mampu merekam kegelisahan Jerman saat ini, yang masih terus bergulat dengan dirinya, dengan masa lalu, dengan keterbelahan Barat-Timur-nya, dengan cara merangkumnya ke dalam dilema para manusianya. Ya, kami memakai istilah "manusia" dengan sadar, karena di tangan Petzold, tokoh-tokohnya bukan sekadar boneka panggung yang hanya bisa menurut. Tokohnya adalah manusia yang utuh, yang penuh kontradiksi, yang penuh enigma, tetapi bisa kita mengerti.

 

Untuk menampilkan semacam itu, Petzold menemukan "jodoh"-nya dalam sosok Nina Hoss. Aktris ini bagaikan contoh sempurna kecantikan yang menantang: semampai, sorot mata tajam, proporsional. Pendek kata, nyaris bisa jadi gadis sampul ras unggulan. Tapi di balik itu juga, Hoss mampu menampilkan sosok-sosok penuh rahasia, penuh dilema, punya pertimbangannya sendiri untuk menyembunyikan banyak hal. Penuh teka-teki, seperti kekasih, kakak, saudara atau bahkan orang tua kita sendiri, yang ketika di momen-momen tertentu, kita tiba-tiba serasa tidak mengenal mereka. 

 

Dalam keempat kolaborasi Petzold dan Nina Hoss yang kineforum sajikan Februari ini, saksikan bagaimana keduanya bersejoli menampilkan drama manusia yang berusaha bertahan dalam berbagai jepitan, sehingga seperti kita semua, menyimpan rahasia. Menjadi enigma.

I'm busy working on my blog posts. Watch this space!

Please reload

Program ini terlaksana berkat kerjasama dengan

Copyright © 2017 / kineforum

Taman Ismail Marzuki
(Belakang Galeri Cipta 3)
Jl. Cikini Raya 73, Jakarta Pusat 10330
Indonesia

Program dari

  • White Facebook Icon
  • White Twitter Icon
  • White YouTube Icon
  • White Instagram Icon