PROVOKATOR BUDIMAN
Ketika ada seseorang yang mendapati bahwa Pak RT menyelewengkan dana warga di sebuah kompleks yang damai, lalu dia mengabarkan kelakuan itu, ada dua kemungkinan: dia akan dianggap pahlawan, atau dianggap provokator pengganggu ketertiban.
Dalam masyarakat yang sehat, sesuatu yang salah, membusuk, meski ditutupi, haruslah dituntaskan, karena para penolak bala akan menyadari bahwa borok yang ditutupi suatu saat akan jadi bom waktu atau setidaknya penyakit yang diam-diam menggerogoti masyarakat dari dalam. Atau minimal, ada korban yang dirugikan. Untuk memulai proses tolak balanya, mau tak mau harus ada para perintis yang membuktikan keberadaan borok itu. Merekalah yang mengoyak tabir penutup jalan, supaya jalan menghindari bala jadi terlihat. Meskipun dengan risiko dianggap pengganggu "ketertiban".


