Diskusi: Move On atau Merawat Ingatan

Minggu, 10 Februari 2019, 17:00

Donasi SUKARELA 

Penghilangan mungkin sebuah bentuk kekerasan yang paling keji. Ketiadaan kepastian dan ketiadaan closure akan nasib seseorang membuat mereka yang mengasihinya berada dalam limbo yang menyiksa. Wiji Thukul mengalami itu.

 

Tapi Wiji Thukul memiliki banyak orang yang mengasihinya. Dari keluarga hingga mereka di akar rumput yang suaranya terwakili oleh puisi Wiji Thukul. Meskipun tak pernah ada kejelasan nasibnya, mereka akan merawat kenangan dan semangatnya, dalam segala bentuk, termasuk nyanyian.

 

Sementara itu, ingatan kita terasa begitu pendek. Belum lagi satu generasi terlewati, sudah ada kekuatan tirani yang ingin kembali dan disambut dengan sorak sorai. Bagaimana suara dari akar rumput bisa melawan lupa?

 

 

NARASUMBER

 

 

Yuda Kurniawan (Sutradara film Nyanyian Akar Rumput)

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Diskusi "Berani karena Boleh: Film B Indonesia dan pendekatan New Cinema History"

1/10
Please reload

Search By Tags
Please reload

Related Posts
Please reload

Copyright © 2017 / kineforum

Taman Ismail Marzuki
(Belakang Galeri Cipta 3)
Jl. Cikini Raya 73, Jakarta Pusat 10330
Indonesia

Program dari

  • White Facebook Icon
  • White Twitter Icon
  • White YouTube Icon
  • White Instagram Icon