Istirahatlah Kata-kata | Solo, Solitude

KINEFORUM, Selasa, 26 MAR, 19:30 // Donasi Rp20.000

Third Eye Space, Sabtu, 30 MAR, 17:00 // Donasi Rp40.000 (bonus gelas kopi pertama)

Wiji Thukul adalah seorang penyair yang lantang menyuarakan suara kontra terhadap orde baru. Setelah peristiwa kerusuhan di Jakarta pada 1996 yang melibatkan dirinya dan sejumlah aktivis dari Partai Rakyat Demokratik, ia menjadi buronan pemerintah dan berlarian dari satu tempat ke tempat lain dengan berganti nama alias. Berbekal perlindungan dari seorang kawan, ia pergi ke Kalimantan, tempatnya bersembunyi selama delapan bulan dalam kesunyian. Kawan setia Thukul hanyalah puisi dan cerita pendek karyanya. Sementara Sipon dan dua anaknya hidup dalam pengawasan ketat di Solo.

 

Sutradara Yosep Anggi Noen | Pemeran Gunawan Maryanto, Marissa Anita | Negara Indonesia | Jenis Fiksi | Tahun 2016 | Durasi 97 menit | Bahasa Indonesia, Jawa | Subteks Bahasa Inggris | Format Digital | Klasifikasi Usia 18+

 

 

Penghargaan

  • Pemenang | Piala Dewantara, Film Terbaik, Apresiasi Film Indonesia, 2016, Indonesia

  • Pemenang | Golden Hanoman Award, Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2016, Yogyakarta, Indonesia

  • Pemenang | Best Actor, TEMPO Magazine, 2016, Indonesia

  • Pemenang | Best Actress, TEMPO Magazine, 2016, Indonesia

  • Pemenang | Best Director, TEMPO Magazine, 2016, Indonesia

  • Pemenang | Best Film, TEMPO Magazine, 2016, Indonesia

  • Nominator | Sutradara Terbaik | Festival Film Indonesia 2016, Indonesia

  • Nominator | Penulis Naskah Asli Terbaik | Festival Film Indonesia 2016, Indonesia

 

 

Festival

  • Official Selection | Cambodia International Film Festival 2017, Phnom Penh, Kamboja

  • Official Selection | International Film Festival Rotterdam 2017, Rotterdam, Belanda

  • In Competition | Jogja-NETPAC Asian Film Festival 2016, Yogyakarta, Indonesia

  • In Competition | Festival Des 3 Contines 2016, Nantes, Prancis

  • Official Selection | Quezon City International Film Festival 2016, Quezon City, Filipina

  • In Competition | Veto! Section | Filmfest Hamburg 2016, Hamburg, Jerman

  • Official Selection | The Pacific Meridian International Film Festival 2016, Vladivostok, Rusia

  • Official Selection |Concorso Cineasti del Presente | Festival del Film Locarno 2016, Swiss

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Diskusi "Berani karena Boleh: Film B Indonesia dan pendekatan New Cinema History"

1/10
Please reload

Search By Tags
Please reload

Related Posts
Please reload

Copyright © 2017 / kineforum

Taman Ismail Marzuki
(Belakang Galeri Cipta 3)
Jl. Cikini Raya 73, Jakarta Pusat 10330
Indonesia

Program dari

  • White Facebook Icon
  • White Twitter Icon
  • White YouTube Icon
  • White Instagram Icon