Once Upon a Forest | Il était une forêt

Dari pembuat film yang sebelumnya membuat March of the Penguins, kita disajikan gambaran yang dekat tentang bagaimana jantung bumi berdenyut. Hutan tropis dengan segala isinya, besar dan kecil, punya peran masing-masing dalam sebuah ekosistem yang rumit namun penuh daya hidup yang menakjubkan.

 

Bersama ahli botani Francis Hallé, kita akan diajak ikut menyelami denyut kehidupan yang kaya di balik dedaunan rimbun hutan tropis, dan merenungkan ulang peran kita—manusia—didalamnya.

 

Film ini menerima nominasi untuk Film Dokumenter Terbaik (Best Documentary Film) dalam ajang penghargaan film tertinggi di Prancis, César Awards (2014).

 

Sutradara Luc Jacquet | Tahun 2013 | Jenis Dokumenter | Durasi 78 menit

 

Film ini ditayangkan secara khusus dalam acara HUTAN JAKARTA yang diselenggarakan oleh Komunitas Seru Bareng dan Dinas Kehutanan DKI Jakarta, di Hutan Srengseng, 22 April 2017.

 

Program ini terselenggara berkat dukungan dari Institut Français d'Indonésie.

 

 

Press reviews

--

“(Once Upon a) Forest displays enough cinematic wizardry to sustain things for its short running time, and Jacquet never disappoints when it comes to showcasing the power of filmmaking technology in the face of nature.”

-- Jordan Mintzer [The Hollywood Reporter]

--

“French documentary Once Upon a Forest offers an exquisite and richly informative natural history lesson about rainforest flora.”

-- Leslie Felperin [The Guardian]

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Kompilasi Film Pendek "Perspektif Berbeda mengenai Aceh"

1/10
Please reload

Search By Tags
Please reload

Related Posts
Please reload