Rumah Tanpa Jendela

Jumat, 8 DES, 17:00
Selasa,
19 DES, 17:00

 

Donasi Rp20.000

Rara yang tinggal di perkampungan kumuh pemulung di Menteng Pulo, mendambakan punya jendela di kamarnya. Ayahnya yang berjualan ikan hias dan tukang sol sepatu tidak cukup punya uang untuk memenuhi keinginan itu. Tapi hidup Rara cukup meriah bersama teman-temannya sesama anak pemulung, terutama karena ada sekolah khusus anak jalanan di bawah bimbingan Bu Alya. Sementara itu, di sebuah perumahan mewah, Aldo yang sedikit terbelakang justru merindukan teman di tengah keluarganya yang sibuk dengan urusannya masing-masing. Takdir mempertemukan mereka, bukan saja sebagai sahabat, tetapi juga dalam upaya mereka menyelesaikan masalah masing-masing.

 

Lewat perannya sebagai Aldo, Emir Mahira yang saat itu masih berumur 13-14 tahun, meraih Piala Citra FFI 2011 dalam kategori Pemeran Utama Pria Terbaik.

 

Sutradara Aditya Gumay | Pemeran Dwi Tasya, Emir Mahira | Tahun 2011 | Durasi 105 menit | Jenis Fiksi | Negara Indonesia | Bahasa Indonesia | Subteks Bahasa Inggris | Format Digital | Klasifikasi Usia SU

 

 

Penghargaan

  • Pemenang | Pemain Utama Prima Terbaik (Emir Mahira), Festival Film Indonesia 2011, Jakarta, Indonesia

  • Nomine | Penata Musik Terbaik, Festival Film Indonesia 2011, Jakarta, Indonesia

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Diskusi "Berani karena Boleh: Film B Indonesia dan pendekatan New Cinema History"

1/10
Please reload

Search By Tags
Please reload

Related Posts
Please reload