Tabula Rasa

Hans adalah pemuda Papua yang impiannya di perantauan sebagai pesebakbola harus kandas. Di saat ia hampir memilih bunuh diri, ia bertemu dengan Mak, seorang pemilik rumah makan Padang yang bersama sekelompok karyawannya, juga sebetulnya mengungsi karena kehilangan rumah karena gempa di kampung halamannya. Pertemuan ini bagaikan asam di gunung dan garam di laut, yang menjadikan “geng” kecil ini menjadi komunitas kecil nan hangat, yang berusaha membangkitkan kembali semangat hidup lewat seni masakan dan resep kampung halaman.

--

Hans is a Papuan young man who has to abandon his dream of becoming a professional footballer. In the verge of a suicidal thought, Hans met Mak, a hard-working woman running a Padang diner, who along with her employees, are refugees from their homeland that was ravaged by an earthquake. This chance encounter acts like a joyful mix of ingredients, creating a tight community who is determined to live a merry life through their home recipes, even when it’s not without clash and conflict.

 

Sutradara Adriyanto Dewo | Pemeran Dewi Irawan, Jimmy Kobogau, Yayu Unru | Negara Indonesia | Jenis Fiksi | Tahun 2014 | Durasi 107 menit | Bahasa Indonesia | Subteks Bahasa Indonesia | Format Digital | Klasifikasi Usia 12+

 

 

 

Penghargaan

  • Pemenang | Sutradara Terbaik (diraih oleh Adriyanto Dewo) | Festival Film Indonesia  2014, Indonesia

  • Pemenang | Pemeran Pendukung Pria Terbaik (diraih oleh Yayu Unru) | Festival Film Indonesia 2014, Indonesia

  • Pemenang | Pemeran Utama Wanita Terbaik (diraih oleh Dewi Irawan) | Festival Film Indonesia 2014, Indonesia

  • Pemenang | Penulis Skenario Asli Terbaik (diraih oleh Tumpal Tampubolon) | Festival Film Indonesia 2014, Indonesia

  • Nomine | Pengarah Artistik Terbaik | Festival Film Indonesia 2014, Indonesia

  • Nomine | Penata Musik Terbaik | Festival  Film Indonesia 2014, Indonesia

  • Pemenang | Best Indonesian Film | EFX Antipodes Film Award 2015, Jakarta, Indonesia

Festival

  • Official Selection | Panorama Section | Shanghai International Film Festival 2015, Shanghai, Republik Rakyat Tiongkok

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Diskusi "Berani karena Boleh: Film B Indonesia dan pendekatan New Cinema History"

1/10
Please reload

Search By Tags
Please reload

Related Posts
Please reload

Copyright © 2017 / kineforum

Taman Ismail Marzuki
(Belakang Galeri Cipta 3)
Jl. Cikini Raya 73, Jakarta Pusat 10330
Indonesia

Program dari

  • White Facebook Icon
  • White Twitter Icon
  • White YouTube Icon
  • White Instagram Icon