Ziarah

Jumat, 13 APR, 19:30
Sabtu, 21 APR, 14:30

 

Donasi Rp20.000

Mbah Sri (95) mencari kuburan suaminya yang telah lama hilang dengan satu tujuan: ia ingin beristirahat dengan tenang di sebelah kuburan suaminya. Cucunya Prapto jadi kelimpungan karena Mbah Sri pergi tanpa pesan. Pencarian mereka berdua membawa kita menelusuri sejarah sebuah negeri yang dihiasi narasi yang dibisikkan diam-diam, kesetiaan dan pengkhianatan, dari mata seorang wong cilik.

 

Mbah Sri (95) is looking for the grave of her husband, who has been missing for decades, with one simple aim: she wants to rest in peace beside her husband’s grave. Her grandson, Prapto, ends up looking for her for she went away without telling. Their search leads to a history of a land with a differing narratives, loyalties and betrayals, seen —and sensed— from a humble, common woman.

 

 

Sutradara B. W. Purba Negara | Pemeran Ponco Sutiyem, Rukman Rosadi | Tahun 2016 | Durasi 87 menit | Jenis Fiksi | Negara Indonesia | Bahasa Indonesia, Jawa | Subteks Bahasa Indonesia | Format Digital | Klasifikasi Usia 15+

 

 

 

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Diskusi "Berani karena Boleh: Film B Indonesia dan pendekatan New Cinema History"

1/10
Please reload

Search By Tags
Please reload

Related Posts
Please reload