Gemar Film Pendek #8

Minggu, 26 AGT, 14:30 

Total durasi 65 menit 

Donasi Rp30.000

Ayo kita lihat perjuangan atas keadilan, identitas dan kemerdekaan! Serasa membuka luka lama atas permasalahan bangsa yang belum selesai hingga kini. Marilah menelaah kembali makna kemerdekaan dari sudut pandang kelima film pendek program Gemar Film Pendek #8 ini.

 

 

Angka Jadi Suara

Dian Septi Trisnanti, 2017, 22 menit || Jakarta

 

Dokumenter pendek ini diproduksi oleh para pekerja wanita di KBN (Kawasan Berikat Nusantara). Film ini menguak kisah pelecehan seksual yang terjadi di tempat kerja mereka, beserta perjuangan mereka dalam melawan ketidakadilan tersebut.

 

 

 

 

 

Harry van Jogja

Ismail Basbeth, 2010, 6 menit || Yogyakarta

 

Blasius Haryadi (biasa dikenal dengan panggilan Harry van Jogja) adalah seorang tukang becak di Prawirotaman (Yogyakarta) yang aktif menggunakan internet sejak tahun ’90an. Film ini mendokumentasikan komentar sosialnya tentang korupsi di Indonesia.

 

 

 

 

 

Harap Tenang, Ada Ujian!

Ifa Isfansyah, 2006, 15 menit || Yogyakarta

 

Tanggal 27 Mei 2006, pukul 05.55, kota Yogyakarta dikejutkan oleh gempa bumi berkekuatan 5,9 SR. Terdapat lebih dari 6000 orang meninggal akibat bencana ini. Hari itu tepat 10 hari sebelum Ujian Nasional bagi siswa kelas 6 SD serta 14 hari sebelum perhelatan Piala Dunia 2006.

 

 

 

 

Identitas

J. Hendry Noerman, 2017, 8 menit || Aceh

 

Kartu identitas (KTP) warga Aceh pada masa darurat militer (1998–2003) memiliki telusur cerita sendiri. Lewat animasi sederhana, filmmaker bereksperimentasi untuk menceritakan kembali traumanya di masa itu, seputar kepemilikan kartu identitas.

 

 

 

 

 

Klayaban

Farishad Latjuba, 2005, 14 menit || Jakarta/Praha

 

Rashid, pemilik restoran Indonesia di salah satu negara di Eropa, baru saja menerima seorang pekerja seumur yang berasal dari Indonesia. Pada satu malam, di malam yang tak terduga, dua tamu hadir di restoran tersebut dengan membawa misi untuk membuka luka lama.

 

 

 

Gemar Film Pendek adalah program kolaborasi Organisasi boemboe dan kineforum, berupa sebuah program film pendek yang dibuat khusus untuk menjadi bagian dari program bulanan kineforum. Selain pemutaran film-film pendek, program Gemar Film Pendek juga dilengkapi dengan diskusi bersama pembuatnya yang dipandu oleh Organisasi boemboe.

Share on Facebook
Share on Twitter
Please reload

Featured Posts

Kompilasi Film Pendek "Perspektif Berbeda mengenai Aceh"

1/10
Please reload

Search By Tags
Please reload

Related Posts