tarung halaman
Lebaran baru saja berlalu. Banyak dari kita yang menyempatkan diri mencicipi ulang kampung halaman. Berbagai sensasi mungkin muncul dari sana. Ada yang menganggap kampung halaman adalah rumah sejatinya. Ada yang mungkin sebenarnya enggan pulang kampung karena berbagai kenangan buruk bersumber di sana. Sayangnya keterikatan batin terhadap asal muasal tak bisa tak diindahkan.
Beberapa memutuskan untuk tetap di rantau. Ada yang berniat menjadikan rumah kedua, namun ada juga yang berusaha tetap menjaga hatinya untuk berjarak dari tempat baru ini. Sebuah usaha untuk menjaga ‘halaman’ yang ditempati sebagai sekadar tempat bertarung melawan hidup, tanpa ikatan emosi.
Ruang tempat hidup adalah habitat yang hidup, tak mungkin disikapi sebagai sekadar ruang. Manusia sadar tak sadar selalu memaknainya lebih, mengasosiasikan pribadinya ke tempat dia hidup. Membuat ruang itu ikut hidup.
Pada program Tarung Halaman kali ini, di kurun tanggal 13-26 Juli 2017, kineforum mengajak Anda sekalian menjelajahi bagaimana manusia menghidupi dan bertarung dalam ruang hidupnya. Lewat 15 judul film dan satu sesi diskusi, mari kita mempertimbangkan apakah dalam menyikapi ruang hidup di mana kita menginvestasikan emosi, hati dan bahkan jiwa ini, perlu kita rebutkan, atau kita bagikan.
Salam sinema dan sampai jumpa di kineforum.





