Sans Soleil 6.png

13, 20, 27 November 2021

Sinema Publik

Logo-kemang12730.png
Logo-icad.png

Ada semacam hubungan benci tapi cinta di antara hidup keseharian dengan seni/desain. Seni/desain kerap mendaku diri memberikan kontribusi berarti bagi keseharian hidup masyarakat. Atau setidaknya, memperindahnya. Atau bahkan lebih minimal lagi: menghibur. Tapi skeptisisme sebagian masyarakat terhadap seni dan desain juga tidak dapat diremehkan. Reaksi yang beragam terhadap wacana pemasangan patung atau seni instalasi publik, misalnya, dapat menjadi contoh yang paling dekat.

 

Pertanyaan paling mendasar yang entah diutarakan atau tidak dari “keributan” itu adalah: seberapa besar pengaruh seni dan desain terhadap kehidupan publik?

 

Reaksi yang beragam tadi dapat menjadi petunjuk. Meskipun ada saja suara-suara yang skeptisnya ekstrim sehingga beranggapan bahwa seni dan desain hanyalah kosmetik yang tidak esensial, nyatanya reaksi yang kuat terhadap kehadiran desain, menunjukkan bahwa di level masyarakat pun, kosmetik itu ternyata tetaplah bagian dari diri kita. Ketika warga sebuah kota meradang melihat calon logo ajang yang digadang membawa nama baik kotanya ternyata sangat jelek, kesadaran itu muncul. Ketika warga sebuah kabupaten menertawakan patung yang dirasa meleset mewakili semangat kolektif mereka, kesadaran itu muncul lagi. 

 

Dan lebih mendalam lagi, disadari atau tidak, desain juga membentuk kebiasaan dan cara hidup. Bagaimana cara kita menggunakan transportasi publik lambat laun berubah, adalah bukti dari pentingnya desain. Pun juga bagaimana kita berinteraksi dengan sesama di ruang publik atau dengan ruang publik itu sendiri, adalah buah dari perancangan, yang pastinya melibatkan aspek seni dan sosialnya.

 

Melalui program kolaborasi bersama ICAD dan IFI ini, kineforum ingin menggelitik dan mengajak kita semua untuk menengok lagi, bagaimana publik dan seni/desain berkelindan dan saling mempengaruhi.

Post IG November - ICAD 2021 - .jpg